• Home
  • Sumatera
    • Aceh
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Barat
    • Riau dan Kepri
    • Sumatera Selatan
    • Jambi
    • Bengkulu
    • Bangka Belitung
    • Lampung
  • Jawa
    • DKI Jakarta
    • Banten
    • Jawa Barat
    • Yogyakarta
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
  • Kalimantan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Timur
  • Sulawesi
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Bali NTB NTT
    • Bali
    • Lombok
    • Sumba
    • Flores
  • Maluku dan Papua
    • Maluku
    • Papua
instagram Email

dodonulis

blog catatan perjalanan

Sumatera Utara terkenal dengan danau terbesarnya yaitu Danau Toba. Pesonanya membuat takjub bagi siapapun yang datang melihatnya. Penulis saat itu Berkesempatan berkunjung ke Danau Toba dengan berkendara mobil bersama ketiga teman penulis. Namun pada saat itu Kami tidak menyeberang ke Pulau Samosir, karena hanya punya waktu satu hari saja, keesokan harinya harus kembali ke Jakarta. Besar harapan penulis untuk mengunjungi Danau Toba kembali dan menyeberang ke Pulau Samosir.
danau toba sumatera utara

Berangkat dari Kota Medan pada hari Sabtu pagi tanggal 22 September 2018, selama kurang lebih empat jam perjalanan, Penulis tiba di Pantai Bebas Parapat Danau Toba. Landmark bertuliskan "I Love Danau Toba Simalungun" menjadi ciri khas yang menyajikan keindahan Danau Toba yang luas.

Terlihat anak-anak sedang mandi di air danau dengan penuh keriangan. Beberapa pengunjung melemparkan uang koin ke air danau lalu mereka dengan semangatnya menangkapnya. "Lagi Bang, lempar lagi koinnya" Ujar seorang anak. Uang koin yang sudah jatuh ke danau mereka ambil dengan menyelam, saling cepat-cepatan. Atraksi anak-anak ini mendapatkan riuh tepuk tangan dari pengunjung yang datang.

Selanjutnya Penulis menuju ke Air Terjun Sipiso Piso yang terletak di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Tiba di parkiran, salah satu teman penulis yang sudah pernah ke Sipiso Piso pun memutuskan untuk duduk-duduk di warung saja. "awak di parkiran ajalah ya, kalian aja ke bawah"ujarnya. Penulis bersama kedua teman yang lainpun turun ke bawah.
air terjun sipiso piso

Air Terjun Sipiso Piso memiliki ketinggian sekitar 120 meter loh, wow !. Penulis memandang takzim keindahan air terjun yang dikelilingi oleh bukit dan pepohonan hijau ini. Untuk menuju ke bawah, Penulis harus menuruni ratusan anak tangga untuk menuju dasar air terjun. Lumayan :), awal-awalnya saja semangat menuruni tangganya, lama kelamaan nafas mulai tersengal, lelah. 

Lama waktu tempuh menuruni anak tangga yaitu 30 menit sampai satu jam dari lokasi parkiran. Tergantung kecepatan berjalan, bisa lebih cepat dan bisa lebih lama. Salah satu teman penulis berhenti di tengah jalan dan memutuskan untuk kembali ke atas. Menurut penulis, sobat mesti tau batas kemampuan. Jika sanggup boleh saja turun, namun jika merasa ragu-ragu melihat dari atas saja sudah cukup kok.
Penulis juga melihat begitu mempesonanya landscape Danau Toba dari sini. Namun sayang saat itu cuaca sedikit berkabut sehingga tidak terlalu jelas.
Dengan deru nafas yang ngos-ngosan, akhirnya penulis tiba di dasar air terjunnya. Gemercik air mengenai tubuh penulis. Tidak disarankan mendekati pusat jatuhnya air terjun ya sob. Penulis duduk sebentar menikmati ciptaan Tuhan yang indah ini, sangat menenangkan.
sipiso piso sumatera utara
Saat itu penulis tidak sadar gerimis hujan rupanya telah turun, bercampur dengan gemercik air yang membuncah. Ketika hujan mulai menderas barulah penulis sadar dan berlari naik ke tangga dan mencari tempat untu berteduh. Hujan pun berhenti, Penulis kembali ke parkiran dan mampir ke warung. mengisi perut yang mulai keroncongan. Setelah kenyang penulis pun kembali ke Kota Medan.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Buku Menulis Cerita Perjalanan

Buku Menulis Cerita Perjalanan
Pada tahun 2023, buku pertama saya berjudul Menulis Cerita Perjalanan resmi diterbitkan oleh Penerbit Jejak. Melalui buku ini saya menceritakan perjalanan selama berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia. Saya ingin perjalanan-perjalanan tersebut, tidak menguap begitu saja tidak ada bekas dan jejaknya. Jika para pembaca tertarik membacanya dapat klik gambar buku atau melalui link berikut : Shopee : https://id.shp.ee/hXGJwGT dan Toko Buku Jejak : https://tokobukujejak.com/detail/menulis-cerita-perjalanan-FCONM.html

Popular Posts

  • Naik Motor ke Pik 2, Memang Bisa?
  • Kolam Renang Bojana Tirta, Murah dan Nyaman
  • Jasa Antar Jemput ke Basecamp Gunung Dempo, CZ Trip and Tour Pagaralam
  • Solo Traveling ke Bandung (Part 2 : Motoran Sendirian ke Ciwidey)
  • Solo Traveling ke Lahat Dengan Kereta Api

Tentang Penulis

Halo para pembaca, penulis adalah seorang pemuda kelahiran tahun ’97. isi blog ini seputar cerita dan catatan penulis ketika berkunjung di beberapa provinsi di Indonesia, tujuan membuat blog ini supaya dapat bermanfaat bagi para pembaca terutama yang mempunyai hobi traveling. penulis dapat dihubungi dengan berkirim email ke dodonulis1@gmail.com

Mencoba Bertahan - G.A.V.K - Song - 2022

Mencoba Bertahan - G.A.V.K - Song - 2022

recent posts

    Pages

    • Privacy Policy
    • About Me
    • Disclaimer
    • Contact

    BloggerHub

    BloggerHub Indonesia

    Created with by ThemeXpose