Dilanda Rindu Bekunjung ke Bandung

by - 6/19/2020 11:48:00 PM


Membuat judul kali ini cukup membuat penulis berpikir berulang-ulang, apa sih judul yang pas dan menarik. Akhirnya terpilihnya judul diatas, berupaya mengkait-kaitkannya dengan sebuah nama yang beberapa tahun belakangan populer karena film layar lebar dan novel "Dilan".  Usut punya usut, novel karya Pidi Baiq ini berlatar tempat cerita di Kota Bandung, begitu juga lokasi syuting filmnya.

Sebelum mengulas Kota Bandung, sudah sekitar lima puluhan Blogpost yang penulis publikasikan sejak Maret yang lalu. Sudah tiga bulan aktif di blogger, menemukan aktivitas baru di akhir pekan atau di sela-sela istirahat dari rutinitas pekerjaan. Menulis blog rupanya menyenangkan :)

Mengapa cerita-cerita penulis baru dituliskan di blog? padahal kan sudah lama perjalanannya? Jawabannya adalah karena baru pingin dan baru sempat. Pandemi yang saat ini sedang mewabah membuat gerak dan aktivitas penulis di luar terbatas, sehingga menulis blog adalah salah satu mengusir kebosanan ketika hanya berada di ruang 4x4 (a.k.a kamar kos) di akhir pekan. Ya sekalian melatih tulis menulis, masih jauh dari kata enak dibaca dan dilihat. Tetapi mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca yang ingin berperjalanan.

Bandung, tiga tahun yang lalu tepatnya pada 21 Oktober 2017. Penulis tidak menginap di hotel atau hostel, melainkan menginap di kosan teman SMA yang sedang berkuliah di Unpad. Berkumpul dengan teman-teman yang sudah lama tidak berjumpa. Mengenang dan bercerita hal-hal konyol saat tinggal di asrama sekolah.

Penulis sempat berkunjung ke beberapa tempat di Kota Bandung. Jika Yogyakarta itu Istimewa maka Bandung itu apa ya? mungkin menawan, romantis, spesial, syahdu.
quote pidi baiq tentang bandung

"Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi" - Pidi Baiq
Di atas adalah foto dan quote dari penulis Novel Dilan, Pidi Baiq. Tertulis di Jalan Asia Afrika Bandung yang menarik untuk dijadikan spot foto oleh para pejalan kaki termasuk penulis. Penulis yang baru sebentar melihat Bandung saja sudah meninggalkan rasa rindu untuk kembali berkunjung, bagaimana mereka yang pernah tinggal dan mempunyai keterkaitan kenangan di Kota Kembang ini?
tugu bola dunia di jalan asia afrika bandung
Penulis berjalan menyisiri trotoar di Jalan Asia Afrika, Jalan yang sangat strategis dan populer di Kota Bandung. Bagi yang baru pertama kali berkunjung ke Bandung, penulis sarankan untuk mencoba menyisir jalan ini. Penulis saat itu berbekal kamera ponsel biasa untuk memotret tempat atau bangunan yang menarik. Salah satunya adalah Tugu Bola Dunia ini.

Selanjutnya penulis melihat Gedung Merdeka yang menjadi salah satu objek wisata sejarah di Kota Bandung. Tempat pelaksanaannya konferensi Asia Afrika tahun 1955, perwakilan 29 Negara dari Asia dan Afrika saat itu hadir, menghasilkan Dasasila Bandung. Sungguh sangat membanggakan negara kita menjadi tuan rumah pertemuan dan Bandung terpilih menjadi lokasinya.
gedung merdeka bandung

museum konferensi asia afrika di bandung

Langkah kaki penulis berlanjut, suhu udara di Kota Bandung tidak terlalu panas dibanding Jakarta. Kalau masalah kemacetan? ada beberapa titik yang sama. Azan Salat Zuhur berkumandang, Masjid Raya Bandung menjadi titik pemberhentian penulis berikutnya. Di depan masjid terdapat alun-alun Bandung yang dihias rumput sintetis berwarna hijau. Pengunjung ramai bersantai dan menikmati sore hari bersama keluarga.
masjid raya dan alun alun bandung
Pada keesokan harinya penulis bersama seorang teman bernama Tri menuju ke kawasan Lembang. Saat itu menggunakan sepeda motor, pilihan menggunakan alat transportasi roda dua ini adalah pilihan yang tepat. Penulis bisa mencari celah melalui kemacetan panjang yang mengular. Ya libur akhir pekan membuat kawasan ini selalu ramai oleh pengunjung, mobil-mobil pribadi berjalan pelan seperti mengantri.
floating market di lembang
dusun bambu lembang

Penulis mengunjungi dua tempat saja yaitu Floating Market dan Dusun Bambu. Suasana sejuk terasa di kawasan ini. Ada banyak sekali tempat menarik di Lembang dan ingin penulis kunjungi, tetapi penulis harus bergegas menuju stasiun dan kembali ke Jakarta malam itu juga dengan kereta api. Oh ya jika sobat menyukai wisata kuliner, Bandung merupakan kota yang sangat kaya dengan makanan yang lezat.

Perjalanan yang singkat tapi seru dan menyenangkan. Rindu berkunjung kembali ke Bandung? Semoga nanti bisa kembali berkunjung ke sana :).

You May Also Like

0 komentar